Menyambut Ramadhan Dalam Doa’ dan Saat – “I’jabattuddua’-“


Berdoa’ pada saat yang tepat, bukan berati untuk berdoa’ itu hanya pada saat itu saja. Karena yang terbaik adalah setiap saat kita harus berdoa’ apalagi bila kita imbangi dengan sikap tawadhzu. Apa lagi sebentar lagi  Ramadhan akan tiba. Alangkah indahnya bila kita mampu menghiasinya dengan Doa’ secara sikap Ikhlas dan Tawadhzu. Adapun Waktu yang dimaksudkan adalah sebagai berikut:

  1. Ketika sahur atau sepertiga malam terakhir
  2. Ketika berbuka puasa
  3. Ketika malam lailatul qadar
  4. Ketika adzan berkumandang
  5. Di antara adzan dan iqamah
  6. Ketika sedang sujud dalam shalat
  7. Ketika sebelum salam pada shalat wajib
  8. Di hari Jum’at
  9. Ketika turun hujan
  10. Hari Rabu antara Dzuhur dan Ashar
  11. Ketika Hari Arafah
  12. Ketika Perang Berkecamuk
  13. Ketika Meminum Air Zam-zam

Kaitannya dengan masalah doa’ (memohon) tentunya ada yang menjadi tempat yang dimohon. Dalam  bahasan yang sempit biasanya kita terkadang alergi dengan ini. Apalagi biasanya kita selalu jengkel dengan mereka yang selalu meminta-minta kepada kita, terlebih bila kita meminta terhadap orang. Rasa malu dan rendah diri selalu menghiasi kita. Demi gengsi kita lebih baik tidak meminta. Karena sifat kita jauh dari sifat terpuji dan sempurna. Hal ini sangat jauh berbeda dengan sifat Allah Subhanau Wa Ta’ala.

Subhanallah……

Sungguh berbeda Allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan makhluk-Nya, (Al khalik  dengan Al Makhluk ‘Hamba’) Dia Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Lihatlah manusia, ketika ada orang meminta sesuatu darinya ia merasa kesal dan berat hati. Sedangkan Allah Ta’ala mencintai hamba yang meminta kepada-Nya. Sebagaimana perkataan seorang penyair:

الله يغضب إن تركت سؤاله  وبني آدم حين يسأل يغضب

Allah murka pada orang yang enggan meminta kepada-Nya, sedangkan manusia ketika diminta ia marah

Ya, Allah mencintai hamba yang berdoa kepada-Nya, bahkan karena cinta-Nya Allah memberi ‘bonus’ berupa ampunan dosa kepada hamba-Nya yang berdoa. Allah Ta’ala berfirman dalam sebuah hadits qudsi:

يا ابن آدم إنك ما دعوتني ورجوتني غفرت لك على ما كان منك ولا أبالي

Wahai manusia, selagi engkau berdoa dan berharap kepada-Ku, aku mengampuni dosamu dan tidak aku pedulikan lagi dosamu” (HR. At Tirmidzi, ia berkata: ‘Hadits hasan shahih’)

Sungguh Allah memahami keadaan manusia yang lemah dan senantiasa membutuhkan akan Rahmat-Nya. Manusia tidak pernah lepas dari keinginan, yang baik maupun yang buruk. Bahkan jika seseorang menuliskan segala keinginannya dikertas, entah berapa lembar akan terpakai.

Sungguh maha bijaksana jika Allah Ta’ala melaknat orang yang enggan berdoa kepada-Nya. Orang yang demikian oleh Allah ‘Azza Wa Jalla disebut sebagai hamba yang sombong dan diancam dengan neraka Jahannam. Allah Ta’alaberfirman:

ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Berdoalah kepadaKu, Aku akan kabulkan doa kalian. Sungguh orang-orang yang menyombongkan diri karena enggan beribadah kepada-Ku, akan dimasukkan ke dalam neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS. Ghafir: 60)

Ayat ini juga menunjukkan bahwa Allah Maha Pemurah terhadap hamba-Nya, karena hamba-Nya diperintahkan berdoa secara langsung kepada Allah tanpa melalui perantara dan dijamin akan dikabulkan. Sungguh Engkau Maha Pemurah Ya Rabb…

Demikianlah adanya semoga kita semua tetap tawadhzu sehingga kita mendapat Rahmat Allah SWT  untuk senantiasa mengabulkan doa-doa kita …… Aamiin…

by Masdar “Sumber Taklim Mingguan dilengkapi dari berbagai sumber Media cetak dan Elektronik

Jika ada tambahan content dalam bentuk apapun yang bertentangan dengan tema pembahasan yang admin maksudkan, itu semuanya bukan postingan admin mohon maklum adanya

Tinggalkan Pesan Anda di sini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: