Sebagian Kecil Realita Kehidupan Insan Ilaahii Rabbii


Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa dalam kehidupan kita realitanya, Ada saatnya kita sangat merindukan seseorang sehingga ingin hati menjemputnya dari alam mimpi dan memeluknya dalam alam nyata. Jika kita yakin dengan mengharap ridho Ilaahii Rabbii pasti’kan mendapatkannya. 

Berharaplah dalam keyakinan, Bermimpilah tentang apa yang ingin kita impikan, pergilah ke tempat kita ingin kunjungi, jadilah seperti yang kita inginkan,karena kita hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kita lakukan. Dengan berserah diri pada-Nya Ilaahii Rabbii, pasti ‘kan terwujud karena bilamana Ia menghendakinya yang mustahil pun pasti terwujud. Baginya “Kun faayakun”…

Janganlah berburuk sangka atas kehendaknya, Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, kita tak menyadari pintu kemaslahatan yang lain dibukakan. Namun kita tak mampu mensyukurinya, terpaku terlalu lama bahkan menyesalinya dengan terpaku lama menunggu pada pintu kebahagiaan yang tertutup sehingga tidak melihat pintu lain tentang kemaslahatan yang dibukakan bagi kita sebagai gerbang kebahagiaan hakiki dari sang Ilaahii Rabbi.

Semoga kita dapat mensyukuri nikmat kemaslahatan sehingga mendapatkan kebahagiaan yang cukup untuk membuat kita baik hati, tidak kecewa dengan cobaan dan kegagalan walau cukup berat tuk kita jalani karena ini sesungguhnya yang membuat kita kuat, kesedihan yang cukup membuat menjadi insan yang lebih manusiawi, pengharapan yang cukup menghantarkan kita menjadi insan bahagia.

Sahabat terbaik adalah dia yang dapat duduk bersama dalam suka dan duka , senang di dimana pun kita berada walau tanpa hidangan diatas meja makan yang serba ada juga tanpa sepatah katapun, namun saling bahagia. Setelah saling berpisah serasa telah bercakap-cakap lama dengannya penuh makna, senda gurau, penuh tawa.

Jika dia berlalu jua pergi entah kemana, Namun sungguh benar pula bahwa kita tidak tahu apa yang kita punya sampai kita kehilangannya, tetapi sungguh benar pula bahwa kita tidak tahu apa yang belum pernah kita punya sampai kita mendapatkannya. Pandanglah segala sesuatu dari kacamata ia, dia, dan mereka. Apabila hal itu menyakitkan hati kita, sangat mungkin pula hal itu menyakitkan hatinya dan mereka.

Kata-kata yang kita diucapkan terkadang menyulut perselisihan. Kata-kata kejam dapat menghancurkan kehidupannya. Kata-kata yang menyejukan dapat meredakan ketegangan diantara kita, ia, dia dan mereka. Kata-kata yang penuh cinta dapat menyembuhkan luka hati, cinta kasih dalam ridha Ilaahii Rabbii.

Perkataan hati yang tulus awal dari cinta untuk membiarkan orang yang kita cinta menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan.Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan di dalam dia, jika inilah kita berarti kita hanya inporia penuh dusta yang hanya memperalat dia sebagai alat cinta dan ambisi kita.
Orang yang paling berbahagia yaitu yang tidak selalu ingin memiliki hal-hal terbaik dari ia, dia atau mereka, Namun apabila kita mampu melihat dan memberikan kesempatan bagi ia, dia, dan mereka untuk menggapai kebahagiannya yang bukan karena kita. Kita hanya berusaha menjadikan diri kita yang terbaik baginya dari setiap hal yang hadir dalam hidupnya dengan tanpa diketahuinya.

Dengan kerelaan yang seharusnya kita harus menyadari bahwa Tuhan menginginkan kita bertemu dengan beberapa orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas karunia itu.
Sebab dalam realitanya yang di ridhai Ilaahii Rabbii, hanya diperlukan waktu kurang dari semenit bahkan lebih kurang dari itu untuk menaksir seseorang, sejam untuk menyukai seseorang dan sehari untuk mencintai seseorang tetapi diperlukan waktu seumur hidup untuk melupakannya.

Kebahagiaan tersedia bagi mereka yang menangis, mereka yang disakiti hatinya, mereka yang mencari dan mereka yang mencoba. Karena hanya mereka itulah yang menghargai pentingnya orang-orang yang pernah hadir dalam hidup mereka. Cinta merupakan pertanda bahwa kita kehilangan rasa, gairah, romantika namun tetap peduli padanya.

Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kita bertemu seseorang yang sangat berarti bagi kita dan mendapati pada akhirnya tidak demikian adanya dan kita harus melepaskannya. Pepatah mengatakan:
“Jangan biarkan ia pergi setelah dirinya menyadari kehadirannya tak kita hendaki, sebab tak ‘kan lama lagi kita sesali… setelah kita menyadari betapa ia berarti…dalam sesal…pengiris hati.. tak mungkin terobati.. mengingat diri penuh lali….padanya tersakiti… “

Cinta dimulai dengan sebuah senyuman, bertumbuh dengan dengan ketulusan dan berakhir dengan tangisan. Tangisan bahagia bagi yang takwa dan bahagia, Tangisan kepedihan bagi mereka yang tersakiti karena kita mengingkari dari apa makna cinta yang sesungguhnya.

Cinta datang kepada mereka yang masih berharap sekalipun pernah dikecewakan, kepada mereka yang masih percaya sekalipun pernah dikhianati, kepada mereka yang masih mencintai sekalipun hati pernah disakiti.

Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintai kita, tetapi yang lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan tidak pernah memiliki keberanian untuk mengutarakan cinta kita kepadanya.

Jangan tertarik kepada seseorang karena parasnya, sebab keelokan paras dapat menyesatkan. Jangan pula tertarik kepada kekayaannya, karena kekayaan dapat musnah. Tertariklah kepada seorang taqwa yang dapat membuatmu tersenyum, karena hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah ceria. Semoga kita menemukan orang seperti itu.

Masa depan yang cerah selalu tergantung kepada masa lalu yang dilupakan, kita tidak dapat hidup terus dengan baik jika kita tidak melupakan kegagalan dan sakit hati di masa lalu.

Jangan pernah mengucapkan selamat tinggal jika kita masih mau mencoba, jangan pernah menyerah jika kita masih merasa sanggup, jangan pernah mengatakan tidak mencintainya lagi jika kita masih tidak dapat melupakannya.

Memberikan seluruh cintamu kepada seseorang bukanlah jaminan dia akan membalas cintamu! Jangan mengharapkan balasan cinta, tunggulah sampai cinta berkembang di hatinya, tetapi jika tidak, berbahagialah karena cinta tumbuh dihatimu.

Ada hal-hal yang sangat ingin kita dengar tetapi tidak akan pernah kita dengar dari orang yang kita harapkan untuk mengatakannya. Namun demikian janganlah menulikan telinga kita untuk mendengar dari orang yang mengatakannya dengan sepenuh hati.

Waktu kita lahir, kita menangis dan orang-orang disekelilingmu tersenyum Jalanilah hidup kita sehingga pada waktu kita meninggal kita tersenyum dan orang-orang disekelilingmu menangis. Itula hakikat kehidupan yang diridhai Ilaahi Rabbii “Allah Swt” yang terbaik semoga kita mendapatinya dalam hidup berakhir penuh makna dan ridha-Nya… Amiin…
Wallahu A’lam Bishaawaf…

Dari berbagai sumber:
By: Masdar ; Minggu,4 Muharram 1434 H.
 
Jika ada tambahan content dalam bentuk apapun yang bertentangan dengan tema pembahasan yang admin maksudkan, itu semuanya bukan postingan admin mohon maklum adanya

Tinggalkan Pesan Anda di sini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: